-->

Labels: Culture

Seperti Makanan, Musik Tergantung Selera

Seperti Makanan, Musik Tergantung Selera

Berbicara tentang musik memang tidak ada habisnya. Ia bisa menjadi pemersatu, dan di sa…
Sepi yang Mencabik Taji

Sepi yang Mencabik Taji

Dulu saya pernah diberi seekor ayam jago. Pawakannya tidak terlalu besar, malah terhitu…
Matinya Sebuah 'Naskah'

Matinya Sebuah 'Naskah'

Tek , bunyi nyala kompor di dapur saya hampir dibarengi dengan dering telpon genggam di…
Petruk dalam Budaya Populer: Manusia Merdeka, Romantika, dan Mistisisme

Petruk dalam Budaya Populer: Manusia Merdeka, Romantika, dan Mistisisme

Pertama-tama, saya tidak tahu pasti sejak kapan Petruk bermigrasi dari Karang Kadempel …
Kesurupan, Sebuah Kearifan Lokal yang Portabel

Kesurupan, Sebuah Kearifan Lokal yang Portabel

L elaki kecil itu mempercepat langkah mengikuti ibunya yang berjarak beberapa meter d…
Iklan, Bukan Hanya Menawarkan Produk dan Jasa

Iklan, Bukan Hanya Menawarkan Produk dan Jasa

“Ku beri satu permintaan!”      Ucap Om Jin, yang baru saja keluar dari sebuah kend…
 Kopi, Kehadirannya di Dapur Kita Hingga Karya Sastra

Kopi, Kehadirannya di Dapur Kita Hingga Karya Sastra

“Kopi itu diseduh, bukan disobek.” Ujar sebuah guyonan yang dinukil ke dalam sebuah tulis…
Ngopi adalah Medium dari Obrolan yang Meliar

Ngopi adalah Medium dari Obrolan yang Meliar

Kopi adalah salah satu jenis minuman yang memiliki peminat luar biasa banyak di selur…
Bahas Bahasa, Identitas dan Konstruksi Masyarakat

Bahas Bahasa, Identitas dan Konstruksi Masyarakat

Ketika manusia menyandang sebuah identitas, sebagian orang berpikir bahwa identitas ter…

© ‧ POPIETI. All rights reserved. Made with ♥ by Jago Desain